Harap Tunggu Proses Memuat Konten Halaman

Facebook Twitter YouTube
Google Plus Profile

Terbaru

2
Tgl: 29 November 2011

Simulasi Antrian Teller Bank Bila pada artikel sebelumnya telah disajikan aplikasi tentang simulasi pengontrolan traffic lig... http://4.bp.blogspot.com/-3vYoFVQHsgE/T1ohTVyLlFI/AAAAAAAAAFI/6hK93utdmWs/s72-c/Ilustrasi+Aplikasi+Simulasi+Sistem+Antrian+Pelayanan+Teller+Bank.jpg

Ilustrasi Aplikasi Simulasi Sistem Antrian Pelayanan Teller Bank
Bila pada artikel sebelumnya telah disajikan aplikasi tentang simulasi pengontrolan traffic light, maka pada artikel ini akan disajikan aplikasi tentang simulasi sistem antrian pelayanan teller bank yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 2008. Dimana dalam simulasi ini menggunakan disiplin pelayanan “First-In First-Out (FIFO)” dengan struktur antrian “Multi Channel Single Phase”.

Disiplin antri adalah aturan keputusan yang menjelaskan cara melayani pengantri. Menurut Siagian (1987), ada 5 bentuk disiplin pelayanan yang biasa digunakan, yaitu:
  1. First-Come First-Served (FCFS) atau First-In First-Out (FIFO) artinya, lebih dulu datang (sampai), lebih dulu dilayani (keluar). Misalnya, antrian pada loket pembelian tiket bioskop.
  2. Last-Come First-Served (LCFS) atau Last-In First-Out (LIFO) artinya, yang tiba terakhir yang lebih dulu keluar. Misalnya, sistem antrian dalam elevator untuk lantai yang sama.
  3. Service In Random Order (SIRO) artinya, panggilan didasarkan pada peluang secara random, tidak soal siapa yang lebih dulu tiba.
  4. Priority Service (PS) artinya, prioritas pelayanan diberikan kepada pelanggan yang mempunyai prioritas lebih tinggi dibandingkan dengan pelanggan yang mempunyai prioritas lebih rendah, meskipun yang terakhir ini kemungkinan sudah lebih dahulu tiba dalam garis tunggu. Kejadian seperti ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal, misalnya seseorang yang dalam keadaan penyakit lebih berat dibanding dengan orang lain dalam suatu tempat praktek dokter.
Ada 4 model struktur antrian dasar yang umum terjadi dalam seluruh sistem antrian, yaitu:
  1. Single Channel – Single Phase artinya, hanya ada satu jalur yang memasuki sistem pelayanan atau ada satu fasilitas pelayanan. Single Phase berarti hanya ada satu pelayanan.
  2. Single Channel – Multi Phase artinya, ada dua atau lebih pelayanan yang dilaksanakan secara berurutan (dalam phase-phase).
  3. Multi Channel – Single Phase artinya, terjadi kapan saja dimana ada dua atau lebih fasilitas pelayanan dialiri oleh antrian tunggal, sebagai contoh model ini adalah antrian pada teller sebuah bank.
  4. Multi Channel – Multi Phase artinya, setiap sistem-sistem mempunyai beberapa fasilitas pelayanan pada setiap tahapnya. Sebagai contoh, herregistrasi para mahasiswa di universitas, pelayanan kepada pasien di rumah sakit mulai dari pendaftaran, diagnosa, penyembuhan, sampai pembayaran.

    Tampilan atau screenshot dari aplikasi simulasi sistem antrian teller bank tersebut adalah seperti pada gambar di bawah ini.
    Simulasi Sistem Antrian Pelayanan Teller Bank

    Selanjutnya bila Anda ingin mengunduh aplikasi dan atau kode sumber dari aplikasi tersebut, maka silakan buka URL di bawah ini.

    Untuk mengunduh aplikasi simulasi sistem antrian teller bank silakan klik di sini.

    Sedangkan untuk mengunduh kode sumber (source code) aplikasi simulasi sistem antrian teller bank silakan klik di sini.

    Diterbitkan Oleh: Pada Pukul 09.16
    Baca Pula Artikel Terkait Dalam Katagori: , .
    Silakan klik di sini untuk mengeposkan komentar Anda. Jika Anda ingin membaca artikel lain yang terdapat pada blog ini, maka dapat Anda lakukan dengan cara membuka laman daftar isi. Harap menyertakan http://eltelu.blogspot.com/2011/11/simulasi-antrian-teller-bank.html dan atau mencantumkan tautan untuk artikel ini bila Anda menyalin sebagian dan atau keseluruhan isinya. Terimakasih.
    Terdapat 2 komentar untuk artikel ELTELU yang berjudul Simulasi Antrian Teller Bank .

    boleh tau rumus yg dipakae ga? tenkyuu :)

    05/03/12 23.34 O

    @ŘininȽa Aϑℓiȵɘrumus yang dipakai dapat agan lihat pada source code aplikasi tersebut :)