Mohon Tunggu Proses Memuat Konten Halaman

Terbaru

0
Tgl. 11 Januari 2015

Video Lengkap Proses Metamorfosis Yang Terjadi Pada Ulat Menjadi Kupu-Kupu

Metamorfosis merupakan suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan secara fisik setelah kelahiran at...

Kupu-KupuMetamorfosis merupakan suatu proses perkembangan biologi pada hewan yang melibatkan perubahan penampilan secara fisik setelah kelahiran atau penetasan. Metamorfosis terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu metamorfosis tidak sempurna dan metamorfosis sempurna. Metamorfosis tidak sempurna adalah metamorfosis yang hanya melewati 2 (dua) tahapan, yaitu dari telur menjadi nimfa dan kemudian menjadi hewan yang dewasa. Sementara itu metamorfosis sempurna adalah metamorfosis yang melewati tahapan mulai dari telur – larva – pupa – hingga kemudian menjadi hewan dewasa. Sebagai contoh dari metamorfosis tidak sempurna misalnya terjadi pada serangga seperti capung dan belalang. Sedangkan contoh dari metamorfosis sempurna misalnya terjadi pada katak dan kupu-kupu.

Proses metamorfosis yang terjadi pada kupu-kupu cukup panjang dan lama, akan tetapi sebenarnya sangatlah sederhana. Mulai dari telur kupu-kupu yang biasanya berada di permukaan daun dan kemudian menetas menjadi ulat. Ulat makan selama berhari-hari dan kemudian berubah menjadi kepompong. Masa kepompong pun berlangsung selama berhari-hari dan kemudian apabila telah sempurna maka keluarlah kupu-kupu dari kepompong tersebut hingga akhirnya menjadi kupu-kupu dewasa yang dapat berkembang biak dengan cara bertelur. Dan dari telur yang dihasilkan oleh kupu-kupu dewasa itu proses metamorfosis pun dimulai lagi sehingga akan tampak seperti tayangan beberapa video di bawah ini.
Telur Kupu-kupu di Dedaunan.


Telur menetas menjadi ulat.

Ulat berubah menjadi kepompong.

Ulat telah menjadi kepompong.

Kepompong menjadi kupu-kupu.

Kupu-kupu melakukan perkawinan.
Setelah kupu-kupu dewasa melakukan perkawinan maka akan menghasilkan telur yang kemudian menetas menjadi ulat dan seterusnya berlanjut pada proses berikutnya secara berulang dan berkelanjutan.
Ad

Suka? Bagikan artikel ini kepada teman - jaringan Anda.
Label: .
Silakan klik di sini untuk mengeposkan komentar Anda. Jika Anda ingin membaca artikel lain yang terdapat pada blog ini, maka dapat Anda lakukan dengan cara membuka laman daftar isi. Catatan: Komentar balasan hanya diprioritaskan untuk pertanyaan dan atau pernyataan yang diposkan dengan memakai formulir komentar Blogger.
Admin

o

  • .Ragam Tumbuhan
  • .Unik & Langka
  • .Aneka Buah
  • .Produk Sederhana
  • .Karya Seni
  • .Tempat Wisata
  • .Ragam Kegiatan
  • .Aneka Bunga
  • .Hewan & Serangga
GALERI
KIRIM MASUKAN
E L T E L U
Semar Bingung's Weblog