Mohon Tunggu Proses Memuat Konten Halaman

Terbaru

0
Tgl. 22 Maret 2016

Cara Aman Menyaksikan Proses Terjadinya Gerhana Matahari (Solar Eclipse)

Pada tanggal 9 Maret tahun 2016, sebagian wilayah Indonesia telah mengalami sebuah fenomena alam langka, yaitu gerhana Matahari total. Keja...

Gerhana Matahari ( Solar Eclipse ) 9 Maret 2016

Pada tanggal 9 Maret tahun 2016, sebagian wilayah Indonesia telah mengalami sebuah fenomena alam langka, yaitu gerhana Matahari total. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul tujuh sampai dengan pukul setengah sembilan pagi.

Beberapa daerah yang mengalami gerhana Matahari total atau total solar eclipse  tersebut antara lain yaitu Palembang, Sumatra, Palu, Sulawesi, Ternate, dan Maluku.  Sementara itu beberapa daerah yang lain seperti Pulau Jawa tidaklah demikian karena gerhana Matahari yang terjadi hanyalah berupa gerhana parsial atau partial solar eclipse.

Jika gerhana total dapat diartikan bahwa cahaya Matahari terhalang 100% oleh Bulan sehingga permukaan Bumi menjadi gelap gulita seperti layaknya malam, maka dalam gerhana parsial cahaya Matahari hanya terhalang beberapa persen saja sehingga permukaan Bumi masih agak terang walaupun hanya remang-remang.

Kilas balik pada tahun 1983 di Indonesia juga pernah terjadi gerhana yang serupa. Hanya saja saat itu usia saya baru seumuran anak taman kanak-kanak sehingga tidak bisa menyaksikannya secara langsung.

Namun demikian masih teringat secara jelas kala itu seharian penuh saya tidak diperbolehkan keluar dari dalam rumah oleh orang tua. Bahkan walau berada di dalam rumah, saya pun tidak diperbolehkan melihat pancaran cahaya matahari yang masuk melalui celah/lubang atap. Oleh sebab itulah seharian penuh saya hanya diperbolehkan berada di bawah kolong tempat tidur sampai akhirnya gerhana Matahari benar-benar telah selesai. Tidak hanya itu, hewan dan peliharaan pun tak ada yang dikeluarkan dari dalam kandang karena kurangnya pemahaman tentang gerhana Matahari.

Walau terkesan sangat berlebihan, hal tersebut cukup beralasan karena melihat dan menyaksikan gerhana Matahari total secara langsung dengan mata telanjang  memang sangat berbahaya. Risiko yang dapat terjadi misalnya yaitu kerusakan pada mata dan bahkan yang paling fatal yaitu bisa mengakibatkan kebutaan. Oleh sebab itu sangat tidak disarankan melihat proses terjadinya gerhana Matahari tanpa dengan menggunakan alat bantu sama sekali, dalam hal ini misalnya yaitu kacamata tukang las.

Kalau begitu apakah kita tidak bisa melihat dan menyaksikan sendiri gerhana Matahari apabila tidak memiliki alat bantu seperti itu? Jawabannya tentu saja bisa karena tanpa menggunakan kacamata las sekalipun kita tetap bisa melihat proses terjadinya gerhana, yaitu dengan cara memanfaatkan bayang-bayang yang dihasilkan oleh Bulan dan Matahari. Bahkan cara ini terbilang praktis dan sangat aman karena kita tidak perlu keluar rumah untuk menyaksikannya. Disamping itu cara ini juga tidak akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada mata karena yang dilihat saat terjadinya gerhana hanyalah bayang-bayang dan bukan melihat matahari secara langsung.

Detail selengkapnya tentang cara aman melihat dan menyaksikan proses terjadinya gerhana matahari (solar eclipse) adalah seperti yang dapat Anda lihat pada tayangan dan uraian yang ada dalam video ini.

Oh ya, bila Anda juga ingin menyaksikan rekaman video terjadinya gerhana matahari yang terjadi pada tanggal 9 Maret 2016 lalu, maka dapat Anda lakukan dengan cara membuka tautan ini.

Ad

Suka? Bagikan artikel ini kepada teman - jaringan Anda.
Label: , .
Silakan klik di sini untuk mengeposkan komentar Anda. Jika Anda ingin membaca artikel lain yang terdapat pada blog ini, maka dapat Anda lakukan dengan cara membuka laman daftar isi. Catatan: Komentar balasan hanya diprioritaskan untuk pertanyaan dan atau pernyataan yang diposkan dengan memakai formulir komentar Blogger.
Admin

o

  • .Ragam Tumbuhan
  • .Unik & Langka
  • .Aneka Buah
  • .Produk Sederhana
  • .Karya Seni
  • .Tempat Wisata
  • .Ragam Kegiatan
  • .Aneka Bunga
  • .Hewan & Serangga
GALERI
KIRIM MASUKAN
E L T E L U
Semar Bingung's Weblog