Mohon Tunggu Proses Memuat Konten Halaman

Terbaru

0
Tgl. 02 Desember 2016

Contoh Cara Membuat Lampu Minyak Sederhana dari Kaleng Bekas

Lentera atau Lampu Minyak Sederhana dari Kaleng Bekas

Lampu adalah suatu alat yang dapat menghasilkan cahaya. Dalam bahasa Jawa, lampu umumnya disebut dengan istilah "dimar". Pada dasarnya lampu dibedakan menjadi 2 (dua) jenis. Dalam hal ini yaitu lampu api dan lampu listrik. Contoh dari lampu api misalnya adalah obor (“oncor”), “ublik”, dan “cimpli”.  Sedangkan contoh dari lampu listrik misalnya adalah lampu pijar, lampu pendar, dan lampu LED.

Salah satu fungsi utama dari lampu adalah sebagai lentera atau alat penerangan. Dimana penerangan dengan menggunakan lampu api merupakan cara yang umum dilakukan saat dulu belum ada lampu listrik.

Lampu api bisa jadi identik dengan lampu minyak. Sebab walaupun lampu api bisa dibuat dengan menggunakan bahan bakar gas, namun bahan bakar yang umum digunakan biasanya adalah minyak.

Lampu minyak sendiri telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Bahkan walau penggunaannya tidak meluas, pemakaian lampu minyak masih berlanjut sampai sekarang.

Akan tetapi walau masih dipakai, lampu minyak bisa jadi sudah jarang digunakan lagi karena telah tergantikan oleh lampu jenis lain seperti lampu listrik.

Dalam kondisi tertentu lampu minyak merupakan alternatif pilihan praktis yang tetap dapat digunakan sebagai alat penerangan karena lampu jenis ini tidak harus berbahan bakar minyak tanah, akan tetapi bisa pula dengan menggunakan minyak kelapa atau minyak goreng. Cara pembuatannya juga terbilang mudah karena bisa dilakukan dengan memanfaatkan benda-benda bekas yang ada di sekitar kita, misalnya yaitu tisu, botol, atau kaleng bekas seperti yang dapat Anda lihat dan saksikan pada video di bawah ini.

Namun demikian perlu diingat dan diperhatikan bahwa dalam pemakaiannya harus dilakukan secara hati-hati serta diletakkan di tempat yang terbebas dari bahan lain yang mudah terbakar agar aman dan tidak menimbulkan kebakaran.

Katagori: ,